Sabtu, 08 Mei 2010

Google Akuisisi Teknologi Desktop 3D Canggih

Kebiasaan akuisisi oleh Google tampak belum akan berhenti. Kali ini Google mengambil BumpTop, aplikasi yang mengubah desktop dalam tampilan antarmuka 3D.
 
Akuisisi itu membawa beberapa teknologi inovatif ke dalam bendera Google. Wellington Financial melaporkan BumpTop tidak akan tersedia lagi mulai 1 Juli mendatang. BumpTop, yang diprakarsai oleh Anand Agarawala membuat desktop, tampak lebih nyata dengan tampilan tiga dimensi, tumpukan pin dan foto pin-up. BumpTop tersedia untuk PC Windows sejak tahun lalu, dan baru-baru ini meluncurkan versi Mac. Masih belum jelas BumpTop akan difungsikan untuk apa oleh Google. Tapi teknologi BumpTop dapat diintegrasikan ke Google Chrome OS hingga Android untuk meningkatkan sistem antarmuka.

sumber : INILAH.COM

Kamis, 06 Mei 2010

MS-DOS (MICROSOFT DISK OPERATING SYSTEM).

MS-DOS (MICROSOFT DISK OPERATING SYSTEM).


DOS (DISK OPERATING SYSTEM)

Disk Operating System (disingkat DOS) adalah keluarga
sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi.
Sekarang, istilah DOS menjadi istilah generik bagi
setiap sistem operasi yang dimuat dari perangkat penyimpanan
berupa disk saat sistem komputer dinyalakan.

Keluarga DOS terbagi menjadi bebrapa kelas, yakni
:
a. MS-DOS (Microsoft Disk Operating System), termasuk
di antaranya adalah Tandy DOS, Compaq DOS, Q-DOS (Quick
and Dirty Operating System) dan beberapa klon dari
sistem operasi MS-DOS yang dijual kepada para pembuat
sistem komputer IBM PC/Compatible.

b. IBM PC-DOS (International Business Machine Personal
Computer Disk Operating System), yang meskipun masih
buatan Microsoft, diubah sedikit-sedikit untuk dapat
digunakan oleh komputer IBM PC.
c. DR-DOS (Digital Research Disk Operating System),
yang dibuat oleh pembuat sistem operasi CP/M, Gary
Kildall.
d. Novell Personal Netware, merupakan versi DR-DOS
yang dijual kepada Novell karena perusahaan yang menaungi
CP/M mengalami kebangkrutan (Novell mengakuisisi Digital
Research Incorporated).
e. Caldera DOS, merupakan versi Novell Personal Netware
yang dijual kepada Caldera Corporation.
f. FreeDOS, merupakan versi DOS yang dibangun dari
sisa-sisa pengembangan Caldera DOS, yang dikembangkan
oleh komunitas open source.
Sistem operasi ini merupakan sistem operasi yang
menggunakan antarmuka dengan penggunaberbasis teks
(text-mode user interface), dengan tanda kesiapan
menerima perintah dari pengguna yang disebut dengan
prompt. Prompt default yang digunakan dalam DOS adalah
nama path ditambah dengan tanda lebih besar (>),
seperti C:\>, C:\DOS\ dan lain-lain. Pengguna juga
dapat menggunakan symbol prompt lainnya dengan menggunakan
perintah PROMPT. Sistem operasi ini juga bersifat
single-tasking (hanya dapat menjalankan satu program
pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus
real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna
dalam satu waktu (single user).

MS-DOS
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating
System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak
digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel
dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah
sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan
dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat
sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal
juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang
disebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring
dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak
kurang hingga delapan kali Microsoft
meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981
hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada
tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan
Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari
sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman
saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat
lunak yang seolah menguasai dunia.
A. Sejarah
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat
komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP)
yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan
direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada
tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi
dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty
Operating System), yang selanjutnya diubah namanya
menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan
pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft
pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika
dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya,
saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang
disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi
MS-DOS kepada IBM.
B. Pengembangan
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi
DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan
komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS"
(singkatan dari InternationalBusiness Machine Personal
Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM
hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS
yang dirilis oleh Microsoft, seperti programprogramnya
atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi
IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan
versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi
MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS,
karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan
sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan
OS/2. Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM,
menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu
poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan
MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan
tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi
nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq
DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut
tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan
oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai
mencabut perjanjian lisensinya

Dasar-dasar MS-DOS
Kalo mau belajar dasar-dasar MS-DOS
adalah, masuk ke menu Command Prompt, ketik help?
nantinya terdapat syntax-syntax dasar MS-DOS yang
bisa kamu pelajari dan kamu praktikan.
  1. ASSOC Menampilkan atau memodifikasi asosiasi-asosiasi
    ekstensi file.
  2. AT Jadwal-jadwal memerintah dan program-program
    untuk berjalan di suatu komputer.
  3. ATTRIB Menampilkan atau file perubahan-perubahan
    menujukan.
  4. CHECK CTRL+C Menetapkan RETAKAN atau membersihkan
    yang diperluas.
  5. CACLS Menampilkan atau memodifikasi daftar kendali
    akses (ACLS) dari file-file.
  6. CALL Sebut(panggil satu program batch dari yang
    lain.
  7. CD Tampilkan nama dari atau mengubah direktori
    yang ada.
  8. CHCP Menampilkan atau menetapkan kode yang aktif
    halaman nomor.
  9. CHDIR Menampilkan nama dari atau mengubah direktori
    yang ada.
  10. CHKDSK Memeriksa suatu disk dan
    tampilkan suatu laporan status.
  11. CHKNTFS Menampilkan atau memodifikasi pemeriksaan
    disk pada sepatu boot waktu.
  12. CLS Membersihkan layar.
  13. CMD Membuka baru Command Prompt.
  14. COLOR Menetapkan latardepan konsol asumsi dan
    latar belakang mewarnai.
  15. COMP Manyatukan isi-isi dari dua file atau himpunan-himpunan
    dari file-file.
  16. COMPACT Pajangan-pajangan RINGKAS atau mengubah
    tekanan file-file di NTFS menyekat.
  17. CONVERT volume-volume Mengkonversi ORANG BERTOBAT
    GEMUK menjadi NTFS. Anda tidak bisa mengkonversi
    pengarah yang ada.
  18. COPY Salin satu atau lebih file-file kepada lokasi
    yang lain.
  19. DATE Tampilkan TANGGAL/DATE atau di-set tanggal.
  20. DEL Menghapus satu atau lebih file-file.
  21. DIR Menampilkan daftar file-file dan subdirectories
    di suatu direktori.
  22. DISKCOMP Menyatukan isi-isi dari dua diskette.
  23. DISKCOPY Salin isi-isi dari diskette nya kepada
    yang lain.
  24. DOSKEY Mengubah baris perintah, daya ingat Windows
    memerintah, dan Membuat makro-makro.
  25. ECHO Tampilkan pesan-pesan, atau putaran memerintah
    gema hidup atau mati.
  26. ENDLOCAL lokalisasi lingkungan berubah di suatu
    file batch.
  27. ERASE Hapus-hapus satu atau lebih file-file.
  28. EXIT Keluar dari menu Command Prompt (perintah
    interpreter).
  29. FC Compares dua file atau himpunan-himpunan dari
    file-file, dan tampilkan perbedaan-perbedaan antara
    mereka.
  30. FIND Mencari-cari suatu teks di suatu file atau
    file-file.
  31. FINDSTR Mencari-cari untuk kata-kata di dalam
    file-file.
  32. FOR Mencari suatu perintah yang ditetapkan untuk
    masing-masing memfile di dalam satu set file-file.
  33. FORMAT Memformat partisi menggunakan Windows.
  34. FTYPE Menampilkan atau memodifikasi tipe file
    yang digunakan di dalam asosiasi-asosiasi ekstensi
    file.
  35. GOTO secara langsung Windows memerintah interpreter
    ke(pada suatu garis yang diberi label di a program
    batch.
  36. GRAFTABL Mengijinkan Windows untuk tampilkan satu
    set karakter yang diperluas di dalam grafik
  37. HELP Menyediakan Informasi bantuan untuk Windows
    memerintah.
  38. IF Melaksanakan pengolahan bersyarat di dalam
    batch program.
  39. LABEL Membuat, perubahan-perubahan, atau menghapus
    label volume dari suatu disk.
  40. MKDIR Membuat suatu direktori.
  41. MODE Mengatur perangkat sistem.
  42. MORE Keluaran pajangan-pajangan satu layar pada
    waktu yang sama.
  43. MOVE Memindahkan satu atau lebih file-file dari
    direktori nya ke direktori yang lain.
  44. PATH Alur atau menetapkan suatu alur pencarian
    untuk file-file yang bisa proses.
  45. PAUSE Menahan pengolahan suatu file batch dan
    tampilkan suatu pesan.
  46. POPD Menempatkan ulang nilai yang sebelumnya dari
    direktori yang ada yang disimpan; diamankan oleh
    PUSHD.
  47. PRINT Mencetak suatu file teks.
  48. PROMPT Mengubah Windows Command Prompt.
  49. PUSHD Menyimpan direktori yang ada lalu mengubah
    nya.
  50. RD Menghapus suatu direktori.
  51. RECOVER Memulihkan PEMULIHAN yang terbaca dari
    suatu disk cacat atau yang tidak baik.
  52. REM berkomentar (keterangan) di dalam batch memfile
    atau CONFIGSYS.
  53. REN Memberi nama baru suatu file atau file-file.

  54. RENAME Memberi nama baru suatu file atau file-file.
  55. REPLACE menggantikan PINDAHKAN.
  56. RMDIR Menghapus suatu direktori.
  57. SET Menampilkan himpunan-himpunan, atau mencabut
    Windows variabel-variabel lingkungan.
  58. SETLOCAL lokalisasi lingkungan berubah di suatu
    file batch.
  59. SHIFT Menggeser posisi parameter-parameter yang
    dapat diganti di dalam batch memfile.
  60. SORT jenis-sort; jenis SORT; JENIS masuk.
  61. START Mulai suatu jendela yang terpisah untuk
    menjalankan program atau perintah yang ditetapkan.
  62. SUBST Mengasosiasikan suatu alur dengan suatu
    surat pengarah.
  63. TIME Tampilkan atau di-set sistem waktu.
  64. TITLE Menetapkan sebutan/judul jendela untuk suatu
    sesi CMDEXE.
  65. TREE Dengan nyata tampilkan struktur direktori
    dari suatu pengarah atau alur.
  66. TYPE Tampilkan isi-isi dari suatu file teks.
  67. VER Tampilkan versi Windows.
  68. VERIFY Mengatakan kepada Windows apakah untuk
    memverifikasi bahwa file-file mu ditulis secara
    benar ke(pada suatu disk.
  69. VOL Menampilkan suatu label volume disk dan nomor
    urut.
  70. XCOPY Menyalin file dan direktori.
  71. SHUTDOWN -S Mematikan Komputer dalam 30 detik.
  72. TSKILL * Mematikan semua Program yang berjalan.
  73. TSKILL *nama program* Mematikan sebuah program yang sedah berjalan.

Sumber : http://mr-amateur.co.cc/

DOWNLOAD ARTIKELNYA...

Senin, 03 Mei 2010

10 Tips penting untuk meningkatkan keamanan sistem komputer berbasis Linux

10 Tips penting untuk meningkatkan keamanan sistem komputer berbasis Linux

Secara default sebuah komputer baik komputer untuk desktop atau komputer untuk server yang terinstal Linux terbilang cukup aman dan kita tidak perlu merubah setingan default tersebut.

Lalu jika sudah aman buat apa tips dalam artikel ini?

Ketika kita membicarakan sebuah sistem tentu kaitannya tidak hanya dengan sebuah komputer berbasis Linux saja apalagi jika sistem itu terkoneksi dengan internet maka akan banyak elemen-elemen terkait didalamnya seperti keamanan koneksi jaringan komputer yang digunakan, browser yang digunakan ataupun yang lainnya.

Untuk meningkatkan keamanan Linux kita dapat mengikuti tips-tips dibawah ini:


1. Aktifkan firewall kita

Fungsi firewall adalah untuk memblok akses internet untuk beberapa service tertentu yang dapat membahayakan sistem. Dan di Linux umumnya secara default firewall tidak diaktifkan. Salah satu firewall di Linux (Ubuntu) yang bisa diterapkan adalah ufw. Contoh perintahnya:

sudo ufw enable

sudo ufw default deny

Kedua perintah diatas akan mengaktifkan firewall dan memblok semua koneksi yang datang. Sekarang tinggal tambahkan pengecualian misalkan kita menjalankan server SSH maka perbolehkan koneksi ke port 22 (port default SSH), dengan mengetik: sudo ufw allow ssh. Disamping itu sudah ada versi GUI dari ufw yaitu Gufw.





2. Aktifkan WPA di router kita

Jaringan wireless sekarang ini sudah umum digunakan. Dan untuk mencegah orang-orang dengan mudah memasuki jaringan wireless kita maka jangan gunakan metode keamanan wireless yang standar yaitu WEP, gunakan metode enkripsi keamanan lebih maju dari WEP yaitu WPA atau WPA2. Aktifkan metode WPA atau WPA2 di router kita jika memungkinkan.


3. Pastikan sistem Linux selalu terupdate

Keamanan sistem bersifat dinamis (terus berkembang) seiring waktu, suatu protokol atau service yang kita anggap hari ini aman bisa jadi beberapa waktu kemudian ternyata ditemukan kelemahan didalamnya. Untuk memastikan keamanan Linux maka selalu update Linux anda. Di Ubuntu perintahnya adalah:

sudo apt-get update


4. Jangan gunakan Root untuk melakukan semuanya

Penggunaan Root yang tanpa kendali bisa menyebabkan bencana yang akan merepotkan anda sendiri. Jangan biasakan untuk selalu menggunakan account Root untuk melakukan semua tugas.


5. Cek account yang tidak terpakai

Pada beberapa aplikasi yang diinstal di Linux seringkali justru meminta dan sekaligus menambahkan account user baru ke dalam sistem. Dan jika memang user tersebut tidak efektif atau berguna baiknya langsung dihapus saja karena celah user yang dibuat bersamaan dengan aplikasi itu dapat dimanfaatkan oleh para hacker.

6. Gunakan groups (grup) dan permissions (perizinan)

Groups dan permissions merupakan aspek teknis dari warisan sistem file berbasis UNIX. Kebanyakan distro Linux menggunakan groups untuk membatasi akses pada perangkat hardware tertentu. Dan dengan sistem groups dan permissions inilah resiko penyalahgunaan penggunaan suatu perangkat atau file/folder dapat diminimalisir.


7. Jalankan program pengecek virus

Meskipun jarang didengar sebuah sistem berbasis Linux menjadi korban keganasan virus maka tidak ada salahnya untuk menginstal aplikasi pengecek virus di Linux. Saat ini jika memang benar ada virus untuk Linux maka kemungkinan kerusakan yang ditimbulkannya tidak akan sangat parah karena dibatasi oleh groups dan permissions seperti disebutkan pada tips diatas. ClamAV adalah salah satu program pengecek virus open source yang cukup handal. Instal aplikasi ini di Linux kita, untuk pengguna desktop KDE instal KlamAV dan bagi pengguna lainnya dapat menginstal ClamTK.



8. Gunakan password yang aman

Dalam tiap tips keamanan selalu muncul anjuran agar menggunakan password yang aman yang artinya password yang tidak mudah ditebak dengan brute force attack dan sekaligus juga password yang nantinya buat kita sendiri bisa diingat. Jika kita kesulitan untuk mengingat semua password yang kita miliki maka gunakan program password manager seperti KWallet untuk desktop KDE dan Figaro's (fpm) untuk desktop Gnome. Untuk website gunakan password manager dari Firefox, kita bisa temukan setingannya di Preferences -- halaman Security.


9. Selalu untuk membackup secara rutin

Data kita tentu sangat berharga dan kita tidak ingin bukan pada suatu hari tiba-tiba karena beberapa hal seperti mati listrik, hard disk yang terkorupsi bisa mengakibatkan data kita tidak diselamatkan lagi?

Untuk itu rajin-rajinlah membackup data-data penting kita baik ke hard disk lainnya maupun ke media penyimpanan luar seperti flashdisk atau hard disk eksternal. Salah satu tool yang patut kita coba adalah TimeVault yang saat ini masih dalam tahap beta tapi bisa kita coba gunakan. Tool itu bisa didownload disini:



10. Enkripsi data kita

Tiap kali kita mentransfer data melalui jaringan komputer yang tidak aman besar kemungkinan seseorang di luar sana bisa mencuri dan memanfaatkannya. Cara menanggulanginya adalah selalu untuk mengenkripsi data kita sehingga meskipun data kita dicuri maka kemungkinannya sangat kecil bagi pencuri untuk dapat mengetahui isi data tersebut. Dan bagi pengguna Linux begitu banyak tool untuk mengenkripsikan data yang hampir semuanya berbasis pada GNU Privacy Guard (GnuPG), bagi pengguna desktop KDE dapat menggunakan KGPG dan bagi pengguna desktop Gnome dapat menggunakan Seahorse. Keduanya dapat diintegrasikan dengan e-mail sehingga lebih menjamin e-mail yang anda kirimkan tidak sembarang dibuka oleh orang lain.



 

DOWNLOAD ARTIKELNYA